Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi religius

GELOMBANG

 Puisi: Nanang Suryadi gelombang laut garang gemuruh menderu deru melayar perahu melayar   gelombang demi gelombang nelayan tetap melaut melancar menyingkirkan takut   o, arus memusar o, badai menghantam akan reda saatnya   Malang, 30 Juni 2020  

Rindu yang Nyeri!

telah kutapaki usia tahun demi tahun kepedihan mengingat dan melupakan, kehilangan dan menemukan cintamu   di dinding jam berdetik, di dada jantung berdetak, membayang waktu yang fana, hidup yang sementara di hunus tajam runcing pedang cintaMu aku menyerah  tikamlah lagi hingga ke lubuk rahasia cintaMu hingga pecah karena diriku hanya menunggu waktu menatap wajahMu mungkin perlahan aku membunuh diri sendiri. pelan pelan kan sampai padamu. Rindu yang nyeri! pada akhirnya aku akan mati. dan segala degup akan berhenti.  Malang, 11 Juli 2011