Yang Pendar Yang Luruh

pendar cahaya, di mata yang telaga. mimpi yang hijau, di tepi dinihari. hembuskan di dada musim, kerinduan tak usia ditulisterjemahkan


daun daun jatuh daun daun luruh bersimpuh di bumi yang merindu sentuh


Malang, 2011

Komentar

Google+ Followers

Pengikut

Kicauan

Postingan populer dari blog ini

Sajak Yang Bersyukur dan Merdeka

Sajak-sajak yang hendak dibaca lagi

Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi: Kumpulan Puisi Terbaik Nanang Suryadi 2011 - 2012